Inginku
September 22, 2010 at 4:03 am (Fiksi)
Pelangimu
September 22, 2010 at 3:53 am (Fiksi)
aq memandangmu
memandang dirimu yang berkutat dengan dia yang tak lagi hadir dalam harimu.
memandangmu yang begitu menghamba pada rasa yang nyata telah membuatmu terluka.
kau berurai air mata, lalu tertawa terbahak. seperti orang gila kataku satu saat.
cinta memang buat gila, begitu kau menjawab.
kau mencinta seperti kau tak pernah terluka
kau menangis hingga tersedak, layaknya rasa itu tak bisa lagi kau dapat
ah, dinda. bingung aq dibuatmu
Berdialog dengan Hati
August 25, 2010 at 6:56 am (Cerita Hati)
Tersenyumlah Sayang,,
July 23, 2010 at 2:18 am (Cerita Hati)
“Diamku, Aku Ingin Mencintaimu Karena Allah”
July 18, 2010 at 11:40 am (Renungan Penguat Hati)
Di Copas dari milis YISC_Akhdan
Bismillah
Sungguh!…karena kutakut salah niatku padamu..!!! :’))
Iyyaka nasta’iin…
July 15, 2010 at 7:08 am (Cerita Hati)
Pensil
July 14, 2010 at 2:16 am (Renungan Penguat Hati)
Dicopas dari milis YISC angkatan AKHdan, ditulis oleh mas Romy Piliando
PENSIL
Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?”
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,
“Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu PENSIL yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si nenek lagi.
Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.
“Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya”, Ujar si cucu.
Si nenek kemudian menjawab,
“Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini”,
Dear
July 13, 2010 at 3:44 am (Cerita Hati)
My dear Master
I won’t go, I won’t speak, I won’t ask, anywhere, to anyone, anything. Just fulfill Your promise for me. I come to You, walking, so come to me, running. I come to You, running, so hug my heart, at the first move. And I’ll be at your side, completely..
Dear Master
I feel the fear, as the hopes fade away. I’m shaking. I close my eyes. I want to feel You. Feel the endless peace for acceptance to Your fate. And Find the streght. But it’s hard. It really not easy.
Dear Master
I close my eyes to forget. But it is not You I want to forget. I cry to forgive. But not others I want to forgive. It is me, my fault. I’m forever throwing my head back. I know it is not what You want. But can I find any other way out to it?
My Dear
Come and hug my heart. Take me to Your side. And I won’t fear tomorrow. I won’t hesitate for a moment, to forget yesterday, without a trace of regret. I won’t hesitate for a moment, to kiss the world goodbye,,,
Satu Minggu Sudah
June 29, 2010 at 2:20 am (Cerita Hati)
1 minggu sudah, dan luka ini pun masih enggan pergi
masih ada dingin menyapa ketika bercakap
aq memaksa diriku, berpura-pura, semua baik2 saja
tapi masih saja tersisa tangis di hati
entah bagaimana caranya, melupakanmu,
secepat detik berlalu
adakah caranya, mengulang kembali waktu
sepertinya masih tersisa banyak pilihan di sana
entah itu usah berjumpa denganmu
atau mengurai kekusutan jalinan kita dari sejak awal
entah awalku, atau awalmu yang salah
atau pertemuan kita ditakdirkan untuk menjadi salah
namun, menyayangimu, bagaimanapun, tak bisa kusesali
karena aq mengucap “iya” ketika kau ajakku jalan bersama
Rindu Bisu
June 23, 2010 at 8:25 am (Cerita Hati)
Biarlah aq mendekapmu dalam kenangan yang rapuh..
Biarlah aq mengingatmu dalam tetesan layaknya embun di dini hari
mengalir sendu, dari sudut mata berkabut
Biarlah aq memandangmu, dengan rindu yang bisu,,
Rindu aq,,
tawa, cerita, tangis, kasih, kisah, sholat, perjalanan, diam, masak, kita
semua.
lalu sudah,,
sudah,,,,